Soal Banjir Desa Pariti, Warga Minta Semua Perusahaan Penambang Bertanggung Jawab

oleh

Kupang, obornusantara.com-Sejumlah Perusahaan Swasta yang sejak lama melakukan kegiatan penambangan di Sekitar Sungai Pariti di Desa Pariti, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur diminta Bertanggung jawab terhadap BANJIR yang hampir setiap tahun merendam Desa tersebut.
Melalui sebuah grup whatsApp Info Kabupaten Kupang, sejumlah warga menuangkan rasa kecewa dan kekesalan mereka terhadap Semua perusahaan Penambang Material galian C di sungai Pariti yang sejak lama.terjadi.
Warga menuding akibat kegiatan.penambanhan galian C yang berlangsung sejak lama oleh para Penambang menjadi penyebab utama terjadinya banjir di Desa itu di setiap musim hujan.
Warga mempertanyakan ijin yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kupang kepada semua Perusahaan Penambang apakah disertai dengan syarat Normalisasi kembali sungai atau tidak. Karena jika ada Normalisasi maka kemungkinan tidak akan terjadi banjir seperti saat ini.
“Sumber masalah potensi bencana banjir di Kabupaten Kupang ada pada DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) harus SEGERA DI REKLAMASI karena lebar KALI dan kedalaman kali tidak dapat menampung air dan juga di beberapa tempat banyak penyumbatan dari hulu sampai hilir yang mana saat hujan lebat air meluap ke kebun dan rumah warga dan berpotensi banjir….SARAN SAYA DAS SEGERA DI PERBAIKI, demikian ditulis salah seorang warga dengan nomor telepon 085234xxxxx di Grup whatsApp Info Kabupaten Kupang pada Senin, (26/12/2022).
Warga juga mendesak Dewan Agar menggunakan hak dan kewenangannya untuk meminta pertanggungjawaban dari Pemerintah kabupaten Kupang dan Perusahaan Penambang Galian C terkait persoalan ini.
“Ya mestinya DPRD segera usut (dalam tugas pengawasan) terkait semua pemegang IUP dan tanggungjawab sosial pemegang IUP apakah sudah jalan atau tidak juga Dinas terkait pemberi rekomendasi pun harus dihadirkan, berani dan jujur buka data”.tulis warga dengan nomor 0812381xxxxx.(wr/ADM).