Palembang, obornusantara.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Syafitri Irwan, secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 di Pondok Pesantren Darunur Al Musthafa, Palembang, Minggu (27/9/2026).
Sebanyak 38 Duta Pramuka Santri terbaik yang terbagi ke dalam empat sangga (dua sangga putra dan dua sangga putri) siap bertolak menuju Malang, Jawa Timur, untuk membawa nama harum Sumatera Selatan di kancah kepramukaan santri tingkat nasional.
Gelaran PPSN VI Tahun 2026 sendiri dipusatkan di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan akan berlangsung selama
sepekan mulai 30 September hingga 06 Oktober 2026.
Acara pelepasan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Kabid PAKIS) Kanwil Kemenag Sumsel, Abadil, serta jajaran pimpinan pondok pesantren pengirim kontingen, di antaranya dari Ponpes Sultan Mahmud Badaruddin, Ponpes Nurussalam Sidogede, Ponpes Termas Ushuluddin Kebonrejo, dan Ponpes Darur Abroor.
Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan menekankan bahwa partisipasi santri Sumsel di panggung PPSN VI bukan sekadar ajang mengejar gelar atau perlombaan semata, melainkan sebuah wahana penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta merajut tali persaudaraan antar-santri se-Indonesia.
“Tunjukkan nilai-nilai patriotisme dan berikan kemampuan terbaik adik-adik sekalian di arena nasional. Hal yang paling utama adalah bagaimana menjaga akhlak, sportivitas, serta nama baik Sumatera Selatan. Jadikan perkemahan ini sebagai momen bersejarah untuk belajar, menambah pengalaman, dan mempererat silaturahmi,” pesan Syafitri Irwan.
Syafitri juga mengingatkan agar seluruh peserta dan pembina pendamping senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, serta menampilkan kepribadian santri yang santun dan berintegritas selama berkegiatan di Malang.
Rombongan kontingen Sumsel dijadwalkan bertolak menuju Bumi Perkemahan di Malang pada Senin (29/9/2026) melalui jalur darat menggunakan armada bus. Dengan semangat kebersamaan dan kesiapan yang matang, keikutsertaan empat sangga terbaik ini diharapkan mampu memberikan penampilan yang berkesan serta membawa pulang pengalaman berharga bagi pengembangan diri santri di masa depan.







