Kolaborasi Aksi Sosial, Bujang Kesehatan Palembang Bersama Face of South Sumatera Bagikan Ribuan Masker

PALEMBANG, obornusantara.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah ancaman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bujang Kesehatan Palembang bersama Face of South Sumatera dan Miss Youth Sumatera Selatan membagikan sebanyak 12.000 masker kepada masyarakat Kota Palembang, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan sosial ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam mengantisipasi dampak paparan asap, debu, dan polusi udara yang dapat memicu gangguan pernapasan.

Founder Bujang Gadis Kesehatan Palembang, Febri Zulian, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh kondisi kualitas udara yang memburuk akibat asap karhutla.

“Kami mengimbau masyarakat Palembang dan sekitarnya untuk menggunakan masker, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan. Kita perlu mengantisipasi dampak asap dan kualitas udara yang kurang baik terhadap kesehatan, khususnya gangguan pernapasan,” ujar Febri Zulian.

Selain menggunakan masker, masyarakat juga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara sedang buruk. Warga dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih, menjaga kebersihan lingkungan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, tenggorokan terasa perih, atau gejala gangguan pernapasan lainnya.

Tidak hanya berfokus pada perlindungan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi bentuk keterlibatan generasi muda dalam mengedukasi masyarakat dan mendorong kepedulian terhadap lingkungan.

Bujang Kesehatan Palembang bersama Face of South Sumatera dan Miss Youth Sumatera Selatan berharap pembagian 12.000 masker tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya langkah pencegahan terhadap dampak buruk polusi udara.

Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan, antara lain dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi kebakaran.

Melalui kegiatan ini, kolaborasi ketiga pihak diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial dan mendorong terciptanya masyarakat Sumatera Selatan yang lebih sehat, peduli, serta tanggap terhadap persoalan lingkungan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *