Jakarta, oborsumatra.com
Pelatih Timnas Italia Roberto Mancini menyebut Prancis, Portugal, dan Belgia harus dipandang sebagai favorit juara EURO 2020 dan ketiga tim itu berada di depan Italia. Pujian itu dilontarkan Mancini meski Azzurri (sebutan Italia, red) sukses mencatat kemenangan kedua berturut-turut setelah mencukur Swiss 3-0 di Roma, Rabu (16/6).
Dikutip dari Kantor Berita Indonesia ANTARA, Manuel Locatelli dkk tampil impresif saat membukukan dua golnya dan Ciro Immobile melengkapi gol ketiga saat Italia menjadi tim pertama yang memastikan tiket mereka di babak sistem gugur sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Italia menjadi 29 pertandingan di semua kompetisi.
Cara mereka mencetak kemenangan atas Turki dan Swiss telah meningkatkan harapan di antara para fans Italia bahwa mereka bisa melangkah lebih jauh lagi dalam kompetisi musim panas ini. “Prancis, Portugal dan Belgia semuanya ada di Euro,”kata Mancini dalam konferensi pers usai pertandingan sebagaimana dilansir dari Reuters.
“Satu adalah juara dunia (Prancis), satu adalah juara Eropa (Portugal) dan yang lainnya menduduki peringkat nomor satu dunia. “Tim mereka telah dibangun selama bertahun-tahun dan lebih jauh dari kami dalam pengembangan tim. Tapi apa pun bisa terjadi dalam sepakbola,”urai Mancini.
Dia menambahkan, ada ruang untuk perbaikan. “Kami memiliki beberapa pemain muda yang bahkan belum pernah bermain di Piala Eropa untuk level klub, jadi mereka memiliki ruang yang sangat besar untuk berkembang,”sambung Mancini.
Italia memastikan melaju ke babak 16 besar, tetapi mereka akan menghadapi pertandingan terakhir Grup A melawan Wales di Stadio Olimpico, Minggu. Italia akan turun ke peringkat kedua apabila mengalami kekalahan.
Pasukan Mancini bakal kehilangan sang kapten Giorgio Chiellini karena mengalami cedera di babak pertama dan dia mendapat pertanyaan apakah para pemain akan diistirahatkan atau dirotasi untuk pertandingan terakhir grup mereka.
“Kami akan melihat bagaimana kondisi para pemain, karena itu adalah pertandingan yang sulit. Ada beberapa pemain yang sangat lelah. Kami akan melihat selama beberapa hari ke depan dan kemudian kami akan memutuskan,”demikian kata Mancini.(Antara/lids)Jakarta, oborsumatra.com Pelatih Timnas Italia Roberto Mancini menyebut Prancis, Portugal, dan Belgia harus dipandang sebagai favorit juara EURO 2020 dan ketiga tim itu berada di depan Italia. Pujian itu dilontarkan Mancini meski Azzurri (sebutan Italia, red) sukses mencatat kemenangan kedua berturut-turut setelah mencukur Swiss 3-0 di Roma, Rabu (16/6). Dikutip dari Kantor Berita Indonesia ANTARA, Manuel Locatelli dkk tampil impresif saat membukukan dua golnya dan Ciro Immobile melengkapi gol ketiga saat Italia menjadi tim pertama yang memastikan tiket mereka di babak sistem gugur sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Italia menjadi 29 pertandingan di semua kompetisi. Cara mereka mencetak kemenangan atas Turki dan Swiss telah meningkatkan harapan di antara para fans Italia bahwa mereka bisa melangkah lebih jauh lagi dalam kompetisi musim panas ini. “Prancis, Portugal dan Belgia semuanya ada di Euro,”kata Mancini dalam konferensi pers usai pertandingan sebagaimana dilansir dari Reuters. “Satu adalah juara dunia (Prancis), satu adalah juara Eropa (Portugal) dan yang lainnya menduduki peringkat nomor satu dunia. “Tim mereka telah dibangun selama bertahun-tahun dan lebih jauh dari kami dalam pengembangan tim. Tapi apa pun bisa terjadi dalam sepakbola,”urai Mancini. Dia menambahkan, ada ruang untuk perbaikan. “Kami memiliki beberapa pemain muda yang bahkan belum pernah bermain di Piala Eropa untuk level klub, jadi mereka memiliki ruang yang sangat besar untuk berkembang,”sambung Mancini. Italia memastikan melaju ke babak 16 besar, tetapi mereka akan menghadapi pertandingan terakhir Grup A melawan Wales di Stadio Olimpico, Minggu. Italia akan turun ke peringkat kedua apabila mengalami kekalahan. Pasukan Mancini bakal kehilangan sang kapten Giorgio Chiellini karena mengalami cedera di babak pertama dan dia mendapat pertanyaan apakah para pemain akan diistirahatkan atau dirotasi untuk pertandingan terakhir grup mereka. “Kami akan melihat bagaimana kondisi para pemain, karena itu adalah pertandingan yang sulit. Ada beberapa pemain yang sangat lelah. Kami akan melihat selama beberapa hari ke depan dan kemudian kami akan memutuskan,”demikian kata Mancini.(Antara/lids)