Rumah BUMN Jambi Binaan PLN UID S2JB Bawa Produk Lokal UMKM ke Kota Palembang, Sukses Raup Omzet Belasan Juta dalam 4 Hari

Palembang, Obornusantara.com – Produk-produk lokal asal Jambi mendapat sambutan positif dari masyarakat Kota Palembang. Selama empat hari mengikuti bazar HUT ke-13 Palembang Icon pada 8–11 Oktober 2026, sebanyak 12 Usaha Mikro dan Kecil (UMK) binaan Rumah BUMN Jambi yang berada di bawah pembinaan PT PLN (Persero) UID S2JB berhasil membukukan omzet penjualan sebesar Rp12.845.000.

Kegiatan tersebut juga mencatat 1.250 pengunjung, membuka peluang bagi produk UMKM Jambi untuk menjangkau konsumen di luar daerah asalnya.

Capaian tersebut menjadi hasil positif dari upaya PLN UID S2JB dalam mendampingi pelaku UMKm mengembangkan usaha. Melalui Rumah BUMN Jambi, pembinaan tidak hanya diarahkan pada peningkatan kualitas produk dan kapasitas pelaku usaha, tetapi juga memperluas akses pemasaran agar produk lokal semakin dikenal dan memiliki daya saing.

General Manager PLN UID S2JB, Diksi Erfani Umar, mengapresiasi capaian para pelaku UMKM binaan yang berhasil memperkenalkan sekaligus memasarkan produknya kepada masyarakat Palembang. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya membuka akses pasar secara langsung bagi pelaku UMKM.

“Bagi kami, capaian ini bukan semata tentang nilai transaksi, tetapi juga kesempatan yang diperoleh pelaku UMKM untuk memperkenalkan hasil usahanya kepada konsumen baru. Ketika produk lokal mampu diterima di pasar yang lebih luas, di situlah pembinaan memberikan manfaat nyata. PLN ingin terus hadir mendampingi pelaku usaha agar semakin percaya diri, berkembang, dan memiliki peluang untuk tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Diksi.

Bazar tersebut menghadirkan beragam produk unggulan dari 12 UMKM binaan, mulai dari batik dan fesyen, kerajinan tangan, dekorasi rumah, hingga aneka makanan dan produk khas Jambi.

Keberagaman produk tersebut memberikan pilihan bagi pengunjung sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi kreatif daerah kepada masyarakat Sumatera Selatan.

Manager Rumah BUMN Jambi, Putri Pebridayanti, mengungkapkan bahwa antusiasme pengunjung menjadi pengalaman berharga bagi para pelaku usaha.

Selain memperoleh pendapatan dari penjualan, UMKM binaan mendapat kesempatan untuk melihat secara langsung respons dan preferensi konsumen terhadap produk yang ditawarkan.

“Alhamdulillah, selama empat hari bazar kami mencatat omzet Rp12.845.000 dengan total 1.250 pengunjung. Ini menjadi penyemangat bagi kami dan para pelaku UMK binaan. Mereka tidak hanya mendapatkan hasil penjualan, tetapi juga pengalaman memahami produk yang diminati, dan melihat peluang untuk memperluas pemasaran ke luar Jambi,” ungkap Putri.

Putri menambahkan, hasil bazar tersebut akan menjadi bahan evaluasi Rumah BUMN Jambi dalam memperkuat pendampingan, khususnya terkait pengembangan produk, kemasan, strategi pemasaran, dan kesiapan pelaku usaha menghadapi kebutuhan pasar yang semakin beragam.

Sambutan positif juga datang dari salah seorang pengunjung, Siska, yang mengapresiasi kehadiran produk-produk khas Jambi. Menurutnya, bazar tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal produk lokal dari daerah lain tanpa harus berkunjung langsung ke daerah asalnya.

“Senang sekali bisa melihat produk-produk khas Jambi di sini. Pilihannya beragam, mulai dari makanan sampai kerajinan. Dan saya sangat tertarik dengan produk pakaian wastranusantara nya yang modern” ujar Siska.

Partisipasi Rumah BUMN Jambi dalam bazar ini menjadi salah satu bentuk komitmen PLN UID S2JB untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan UMKM.

Dengan mempertemukan pelaku usaha dan konsumen secara langsung, PLN berharap semakin banyak produk binaan yang mampu memperluas jangkauan pemasaran dan membangun peluang usaha baru.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *