Kayuagung, obornusantara.com– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office (BO) Kayuagung terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir (OI).
Melalui peran aktif para Mantri BRI, pendampingan usaha dilakukan secara langsung dari desa ke desa guna memastikan pelaku UMKM memperoleh akses layanan perbankan, pembiayaan, serta edukasi pengelolaan usaha yang berkelanjutan.
Pimpinan BRI BO Kayuagung, Whendrawan Nusatyo Adi, menyampaikan bahwa kehadiran Mantri BRI tidak hanya sebatas menyalurkan kredit, tetapi juga menjadi mitra bagi pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya.
“BRI ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Dari desa ke desa, Mantri BRI mendampingi UMKM agar dapat tumbuh, berkembang, dan naik kelas. Pendampingan ini mencakup akses pembiayaan, literasi keuangan, hingga pemanfaatan layanan digital,” ujarnya.
Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan pembiayaan, pengajuan kredit dapat dilayani di 19 kantor BRI yang tersebar di wilayah OKI dan OI. Jaringan layanan tersebut diharapkan semakin mendekatkan akses perbankan kepada pelaku UMKM, baik di pusat kota maupun di wilayah pedesaan.
Selain pembiayaan melalui produk Kredit Usaha Rakyat (KUR), BRI BO Kayuagung juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan ekosistem digital seperti BRImo, QRIS, dan AgenBRILink untuk memperluas transaksi dan meningkatkan efisiensi usaha.
Pendekatan jemput bola yang dilakukan Mantri BRI dinilai penting karena sebagian besar pelaku UMKM berada di wilayah pedesaan dan membutuhkan pendampingan yang berkesinambungan. Dengan kunjungan rutin, Mantri BRI dapat memahami kebutuhan usaha nasabah sekaligus memberikan solusi yang tepat sesuai kondisi di lapangan.
Salah satu pelaku UMKM di wilayah Kayuagung mengaku terbantu dengan pendampingan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran Mantri BRI memudahkan proses konsultasi usaha dan akses layanan perbankan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang.
BRI BO Kayuagung menegaskan akan terus memperluas jangkauan pendampingan UMKM sebagai bagian dari upaya menggerakkan ekonomi kerakyatan dan menciptakan pertumbuhan usaha yang produktif dan berkelanjutan.







