Demi Keberlanjutan, Program Desa Wisata Akan Dimasukkan UU

Momen Menparekraf Sandiaga Uno memberikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel Herman Deru Herman Deru sebagai ucapan terima atas bimbingannya dalam sektor wisata di Sumsel, Kamis (30/9/2021).
banner 468x60

Jakarta, OborSumatra.com — Desa wisata merupakan salah satu produk wisata yang berkembang pesat belakangan ini. Agar dapat terus berlanjut, program ini diusulkan masuk dalam Undang-Undang.

Adanya desa wisata ini pun berperan penting terhadap kontribusi ekonomi lokal, hingga penyerapan tenaga kerja. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyebut saat pandemi, adanya desa wisata ini disebut menjadi tumpuan wisata.

Bacaan Lainnya
banner 300250

“Di tengah-tengah covid dan ini orang-orang ternyata kan sudah mulai healingnya cari yang dekat-dekat. Tren pariwisata itu waktu itu pakai darat, personalize, localize, customize, small in size, dan desa wisata ini cocok buat healing,” ujarnya dalam bincang spesial dengan detikcom, Jakarta, Kamis (12/10/2023).

Sandiaga yang saat ini hanya memiliki waktu satu tahun menjabat sebagai Menparekraf menyebut program ini patut diteruskan. Upaya yang akan dilakukan agar program ini bertahan dan dapat berkembang adalah dengan dimasukkannya program desa wisata ke Undang-Undang Pariwisata.

“Legitimasinya saya akan masukkan desa wisata ini di Undang-Undang pariwisata kita yang baru,” kata dia.

Tak hanya itu, agar bisa menjadi prioritas dalam wisata, program desa wisata pun akan diajukan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Nanti di RPJMN kita, ini kan yang selesai sampai 2024, 2025 sampai 2035 ini desa wisata masuk menjadi sebuah sektor atau sebuah produk wisata yang menjadi tumpuan dan prioritas dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Jadi ada Undang-Undangnya nanti juga akan diperkuat dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional,” ujar dia.

Upaya lain yang akan Sandiaga lakukan dalam mengembangkan desa wisata pada sisa masa jabatannya adalah mendorong adanya regenerasi daripada orang-orang berpengaruh, atau yang ia sebut local champion.

Adapun local champion yang ia maksud adalah orang yang berada di balik berkembangnya setiap desa wisata. Ia menyebut local champion bisa berupa kepala desa, orang yang dihormati, bahkan anak-anak muda.

“Keberlanjutan itu kalau kita mampu melakukan regenerasi daripada local-local champion,” kata dia.

“SDM-nya itu kita kembangkan, sehingga local champion ini memiliki kader-kader anak muda yang akan mengembangkannya,” ia menambahkan. (hst/detik)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *