Jokowi Sebut 2023 Berat Buat RI: El Nino, Sampai Impor Beras

Foto: Presiden Joko Widodo didampingi Kepala Bapanas/Plt. Menteri Pertanian saat meninjau panen di padi di Subang, Minggu (8/10/2023). (Dok: Humas Bapanas)
banner 468x60

Jakarta, oborsumatra.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejumlah masalah seperti fenomena cuaca El Nino, kemarau panjang hingga perubahan iklim mempengaruhi pasokan pangan dunia. Hal ini menjadi tantangan yang tengah dihadapi global termasuk Indonesia.

“Ini tahun yang berat bagi dunia, tak terkecuali Indonesia. El Nino, kenaikan suhu bumi, kemarau panjang yang menyebabkan gagal tanam dan gagal panen, hingga faktor geopolitik dunia telah mempengaruhi pasokan pangan,” kata Jokowi mengutip akun Twitter-nya, Senin (16/10/2023).

Bacaan Lainnya
banner 300250

Indonesia juga berpotensi mengalami penurunan produksi pangan seperti beras imbas kemarau panjang. Setidaknya dari hitungan Kementerian Pertanian ada defisit produksi beras mencapai 1,2 juta ton.

Untuk itu pemerintah terus melakukan upaya antisipasi seperti menyiapkan cadangan beras yang cukup. Setidaknya saat ini cadangan beras pemerintah (CBP) dari Perum Bulog sudah mencapai 1,7 juta ton dan diproyeksikan akan tiba beras impor 500 – 600 ribu ton lagi di akhir tahun.

“Semua tantangan itu telah kita antisipasi dengan menyiapkan cadangan beras yang cukup. Dan jauh-jauh hari sebelumnya, infrastruktur yang diperlukan untuk menjaga ketahanan pangan telah kita bangun, dari waduk, ribuan embung, hingga jaringan irigasi,” kata Jokowi.

Sehingga Jokowi yakin pada tahun ini diprediksi Indonesia akan mampu menghadapi masalah pangan dari dalam negeri, termasuk

Dengan kesiapan dini dan perencanaan yang cermat itulah, Indonesia akan mampu menghadapi segenap tantangan, baik yang sifatnya global maupun yang terjadi di kawasan, juga yang berlangsung lama sampai yang musiman. (hst)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *