Palembang – Kakanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, secara resmi mengukuhkan Kepengurusan Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Provinsi Sumsel Periode 2026–2030 di Aula Balai Diklat Keagamaan Palembang, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan yang dihadiri 97 pengawas madrasah dari 16 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan ini bertujuan memperkuat kelembagaan, menyamakan persepsi, serta merumuskan program kerja pengawasan yang terukur demi mendongkrak mutu pendidikan Islam.
Acara ini juga dihadiri oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Mohd. Iqbal Romzi, Kepala BDK Palembang Mukmin, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah A. Elhiqny, serta para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Sumsel.
Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, mengungkapkan kebanggaannya atas kemajuan pesat pendidikan Islam di Sumatera Selatan. Ia menegaskan bahwa saat ini madrasah bukan lagi sekadar pilihan alternatif, melainkan telah bertransformasi menjadi pilihan utama masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan.
“Madrasah saat ini telah tumbuh menjadi destinasi pendidikan favorit dan pilihan utama masyarakat Sumatera Selatan. Meningkatnya kepercayaan publik ini harus diimbangi dengan kualitas pengelolaan yang makin profesional. Di sinilah peran vital pengawas madrasah. Pengawas madrasah bukan sekadar melakukan fungsi kontrol administrasi, melainkan menjadi motor penggerak inovasi, konsultan pembelajaran, serta mentor bagi kepala madrasah dan guru,” tegas Syafitri Irwan.
Dukungan penuh turut disampaikan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, Mohd. Iqbal Romzi. Dalam pemaparannya, ia mengapresiasi penguatan peran Pokjawas sekaligus memaparkan delapan peranan strategis yang harus melekat pada madrasah modern saat ini.
Ia menjabarkan bahwa madrasah harus hadir sebagai majlis ilmu dan zikr, aula pembinaan aqidah dan akhlak, dunia pendidikan yang menyenangkan, rumah ibadah yang indah, arena pengembangan diri, sekolah kehidupan, area bebas maksiat, serta halaman ramah kebajikan.
“Delapan peranan vital ini merupakan fondasi penting agar madrasah tidak hanya melahirkan siswa yang cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berkarakter mulia. Komisi VIII DPR RI terus berkomitmen mendorong kebijakan serta alokasi dukungan yang berpihak pada peningkatan kapasitas pengawas dan sarana pendidikan madrasah di Sumatera Selatan,” ujar Mohd. Iqbal Romzi.
Melalui pengukuhan yang juga disertai kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ini, Pokjawas Madrasah Sumsel diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas daerah, meningkatkan profesionalisme pengawas, serta melahirkan program kerja strategis yang berorientasi pada pelayanan terbaik bagi lembaga pendidikan Islam di Bumi Sriwijaya. (Humas Kemenag Sumsel)







